| Kegiatan membaca di TBM |
Logman
Dictionary of American English (2004,P160), Clipping is an article, picture,
etc. that you cut of a newspaper or magazine.
Offord
Learner’s Pocket Dictionary 3rd Edition (2000,P74), Clipping is
piece cut off something.
Wikipedia.org,
Clipping (publication) is the cutting out of articles from a paper publication.
Kliping
merupakan kegiatan pengguntingan atau pemotongan
bagian- bagian surat kabar maupun majalah, kemudian disusun dengan sistem
tertentu dalam berbagai bidang. (http: www.pengertian kliping (4 april 2011).
Menurut Primanto
Nugroho mengatakan kliping bisa dibedakan, pertama untuk kepentingan pribadi
(hal ini tergantung pada keperluan, minat dan gaya seseorang). Kedua kliping
yang dikerjakan dengan fokus tema tertentu dan ada kejelasan kalangan mana yang
memerlukan. Dengan membaca kliping bisa melatih kekritisan berpikir,
menganalisa suatu peristiwa dan isi berita. Kliping adalah alat bantu yang bisa
dibuat sendiri (mudah dan murah karena waktu dan anggaran bisa disesuaikan
kemampuan) agar tidak terseret dalam berbagai arus informasi yang membanjir.
Caranya dengan memilih sendiri kumpulan informasi yang diinginkan.
Dalam pembuatan kliping yang harus diperhatikan adalah apa
tujuan pembuatan kliping, fokus yang akan dikliping dan sasaran pengguna.
Kliping sebagai sumber informasi bisa dijadikan alternatif “pengganti” buku. (http://www.tembi.org/perpus/2006_05_perpus01.htm)
Kliping media
massa cetak merupakan media yang kategori media visual. Kliping media massa
cetak tersebut berasal dari surat kabar dan majalah / tabloid. Bentuk kliping
media massa cetak tersebut berupa media yang dapat diproyeksikan (projected visual) seperti : gambar diam
(still pictures) dan potongan
informasi/berita serta artikel-artikel yang relevan.
Kata media
berasal dari bahasa latin medium yang secara harfiah berarti ’tengah’,
’perantara’, atau ’pengantar’. Dalam bahasa Arab,
media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima
pesan. Menurut Gerlach dan Ely (1971) yang dikutip oleh Azhar Arsyad (2002:3)
mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia,
materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu
memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Secara lebih khusus,
pengertian media dalam proses belajar mengajar
cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis,
photografis, atau elektronis untuk menangkap,
memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal. Batasan lain telah
pula dikemukakan oleh para ahli yang
sebagian diantaranya adalah AECT. AECT (Association of Education and Communication
Technology, 1977) yang dikutip oleh Azhar Arsyad (2002:3)
memberi batasan tentang media sebagai
segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk
menyampaikan pesan atau informasi.
Kliping merupakan kegiatan pengguntingan atau pemotongan
bagian-bagian surat kabar maupun majalah, kemudian disusun dengan sistem
tertentu dalam berbagai bidang. (http: www.pengertian kliping (4 april
2011).
Manfaat yang didapat ketika membuat kliping adalah membaca dan menulis.
Setiap akan membuat kliping berarti harus dibaca dulu judul dan materi
yang akan dijadikan kliping, sehingga menjadi kliping yang menarik dan
menjadi bacaan yang bermutu. Begitu juga kliping gambar diberi komentar
maka ada unsur menulis.
Fungsi kliping adalah mengemas ulang bacaan, sedangkan yang dikliping
bisa berupa artikel, berita atau foto. Agar terkliping dengan baik maka
sumber harus jelas (nama koran, majalah atau yang lain, tanggal terbit,
halaman ), tenaga yang telaten, teliti dan kreatif, profesional (bisa
memilih tema yang dikliping misal sesuai pengguna atau misi lembaga).
Sumber kliping bisa didapat dari terbitan berkala misal jurnal, tabloid,
koran, majalah. Terbitan berkala mempunyai kelebihan yaitu: media
pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas dibanding buku, bisa
menyampaikan informasi lebih cepat, bisa terjadi komunikasi dua arah
(misal lewat surat pembaca), berisi pikiran-pikiran terbaru yang belum
tentu terdokumentasi dalam bentuk buku.
Terbitan berkala seperti jurnal, majalah, dan surat kabar memiliki
peran penting dalam penyebaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sebab
terbitan ini mampu menampung berbagai ide dan menyebarkannya ke
masyarakat yang lebih luas. Kemudian dalam penyampaian informasi,
terbitan ini lebih cepat dari pada buku. Sedangkan kandungan
informasinya dapat diakses berulang kali bila dibanding dengan informasi
yang disampaikan media pandang dengar atau tatap muka. Terbitan berkala
yang berisi kekayaan intelektual manusia ini akan selalu menarik dan
diperlukan oleh mayarakat terutama masyarakat ilmiah. Informasi ini
selalu diperlukan mayarakat untuk meningkatkan kehidupan dan hidup
mereka yang lebih dinamis, baik kehidupan individu, bermasyarakat, dan
berbangsa. Upaya ini dapat dilakukan antara lain berupa kliping,
reproduksi.
Macam-macam
media massa cetak adalah sebagai berikut:
a.
Surat kabar
Surat kabar merupakan barang
cetakan yang berisi berita-berita actual yang terbit secara kontinyu. Surat
kabar isinya berupa : berita, artikel, feature, gambar dan iklan.
b.
Majalah
Majalah merupakan sebagai terbitan berkala yang isinya
antara lain mencakup segala bentuk karya sastra, liputan jurnalistik, atau
pandangan tentang berbagai topik aktual yang patut diketahui konsumen pembaca.