| Lomba makan krupuk pesta syawalan |
“Tradisi masyarakat Jepara,
bahwa setelah lebaran idul fitri masyarakat menyelenggarakan budaya sawalan, kegiatan
ini merupakan wujud rasa syukur setelah sebulan berpuasa untuk mencapai
kemenangan di hari fitri, juga untuk menjalin hubungan silaturrahim antar warga
masyarakat”.
Budaya syawalan masyarakat
khususnya di RT.03 RW. 05 Desa Ngabul menggelar acara selametan di musholla al
Muttaqin, kemudian dilanjutkan makan
kupat lepet bersama. Begitu
pula yang dilakukan LPK Jendela Ilmu Ngabul menyelenggarakan syawalan anak.
Kegiatan diikuti oleh anak-anak yang belajar bahasa Inggris sebanyak
55 anak ini dilaksanakan pada tanggal 6 September 2011. Kegiatan syawalan anak
ini dipandu oleh Siti Istiqamah,S.Pd, Suyanti,S.Pd,I, Noor Kholiilah,S.Pd.I,
Eni Khofifah,S.pd.I, Hanna Shofiana dan Ahmad Jamaludin,A.ma.Pd, yang meliputi
lomba cerdas cermat Bahasa Inggris, balap karung, makan kerupuk, lari kelereng
dan memasukkan pensil ke botol.
Menurut panitia, Suyanti,S.Pd.I, ”Syawalan
anak ini merupakan ajang silaturrahim dan wahana halal bihalal bagi anak-anak
yang belajar Bahasa Inggris yang belum sempat berkunjung dan beranjangsana ke
instruktur dan sesama peserta di hari lebaran, kegiatan ini juga untuk menggali
potensi anak seperti lomba cerdas cermat bahasa inggris, disamping itu juga
kegiatan ini untuk nguri-nguri
(melestarikan) budaya permainan anak seperti lomba balap karung, makan kerupuk
dan lainnya”.
LPK Jendela Ilmu beralamat di Jln. Bunton RT.03
RW.05 Dukuh Jokosari Desa Ngabul Kecamatan Tahunan mulai menyelenggarakan
kegiatan Bahasa Inggris sejak tahun 2001. Menurut pengelola LPK, Siti
Istiqomah,S.Pd, ”Kegiatan belajar Bahasa Inggris ini bermula dari belajar
privat, karena respon masyarakat yang
begitu positif dengan kegiatan ini, maka mulai tahun 2010 kami menyelenggarakan
kursus, dengan Ijin Operasional :
No.431.1/0212/2010 tgl. 3 Mei 2010 dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga Kabupaten
Jepara serta kami sudah memliki Nomer Induk Nasional Lembaga (NILEK):
03110.3.1.0065 dari Direktorat Kursus dan Kelembagaan Jakarta”. Masih menurut
pengelola, kami menyelenggarakan belajar Bahasa Inggris ini biaya pendidikan
paling murah dan terjangkau, mulai dari Rp. 5.000 per bulan, tujuan kami
membantu anak-anak agar bisa berbahasa Inggris dan memberi memotivasi anak-anak
bahwa belajar Bahasa Inggris itu mudah, bahkan kalau bisa anak-anak sejak usia
SD/MI sudah bisa berbahasa Inggris, karena sasaran kami adalah anak-anak SD/MI.
Untuk sementara pembelajaran setiap hari Jum’at jam 13.00 WIB dengan dibantu 4
instruktur. Alhamdulillah, kami memiliki peserta Bahasa Inggris sebanyak 55
anak. Harapan kedepan lembaga ini bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat
khususnya untuk pendidikan Bahasa Inggris, dukungan dan peran serta dari masyarakat maupun pemerintah
sangat kami harapkan. ”Semua menggunakan ilmu”, itu visi kami.(Sukahar).(Sumber : Majalah Gelora, Jepara, Edisi : 126/September 2011).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar