Gedung Kegiatan TBM

Gedung Kegiatan TBM
Tempat kegiatam TBM Jendela Ilmu

Kamis, 03 Mei 2012

LPNF “JENDELA ILMU” MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEAKSARAAN INOVASI


Ketua LPNF, Penilik , Ka UPTD Dikpora Tahunan & Kepala Desa

“Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan dan taraf hidup masyarakat yang berkeaksaraan rendah”

Pemberdayaan masyarakat melalui Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) merupakan upaya pencapaian kompetensi keberaksaraan masyarakat berubah dari membaca, menulis dan berhitung teknis ke kemampuan memanfaatkan keberaksaraan untuk meningkatkan kualitas hidup diri dan lingkungannya.
Tepat hari Jum’at tanggal 27 Agustus 2010, Lembaga Pendidikan Non Formal (LPNF) Jendela Ilmu, menyelenggarakan kegiatan Pembukaan dan Orientasi Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) bagi warga belajar dan tutor KF. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Dikpora Kec. Tahunan Bpk Mahmudi,S.Pd,M.Pd, Penilik PLS Kec. Tahunan Bpk Muryanto,S.Pd, Petinggi Desa Ngabul Bpk H. Nor Rohmad,S.Ag, Ketua PKBM Nurul Muhtadi Bpk Rifai,A.Ma dan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam arahannya, Kepala UPTD berharap bahwa Program Keaksaraan Inovasi ini betul – betul bisa dimanfaatkan oleh warga belajar, karena ini sebagai contoh untuk anak cucunya nanti, bahwa mencari ilmu itu tidak ada batasnya waktunya, disamping itu pula proses pembelajaran Program Inovasi tidak hanya calistung (membaca menulis berhitung) tetapi warga belajar dibekali pula pendidikan ketrampilan.
      Menurut pengelola program, Bpk Rochmat,MM bahwa tujuan Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) adalah untuk meningkatkan keberaksaraan penduduk dewasa yang masih mempunyai keterbatasaan keaksaraan atau masih melek aksara parsial yaitu masyarakat yang tidak buta huruf murni melainkan warga belajar yang belum lancar dalam calistung. Masih menurut ketua program, penyelenggaraan program ini merupakan kerjasama antara P2PNFI Regional 2 Semarang dengan LPNF Jendela Ilmu Jepara, dengan ikuti oleh 100 warga belajar serta dilaksanakan selama 3 bulan. Semoga program ini bermanfaat. amin.(Sumber : Majalah Gelora Jepara, edisi : 115/Oktober 2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar