| Generasi Kartini PAUD Jendela Ilmu |
“Tak hanya
Pahlawan Emansipasi yang layak disandang oleh Kartini, ia juga layak mendapat
anugrah sebagai Pelopor Pendidikan Nasional dan Ibu Nasionalisme Indonesia.
Sebab jauh sebelum pergerakan itu menemukan momentumnya pada tahun 1908,
Kartini telah lebih dahulu melakukannya”. (Hadi Priyanto,2010).
Tanggal 21 April merupakan hari yang
penuh sejarah bagi perempuan Indonesia, dimana pada tanggal 21 April 1879,
dilahirkannya seorang bernama Kartini yang memperjuangkan agar perempuan mempunyai
hak untuk mendapatkan pendidikan. Peringatan Kartininan tidak hanya diikuti
kaum dewasa tetapi sampai anak-anak mengikutinya.
Peringatan Hari Kartini, di PAUD Al
Masithoh dilaksanakan tepat pada hari Rabu tanggal 21 April 2011 diikuti anak-anak
perempuan beserta orang tua juga dewan guru dengan memakai kebaya sedangkan
anak laki-laki memakai baju muslim. Serangkaian kegiatan yang begitu meriah
penuh kidmah dipandu oleh bu yanti, bu eva, bu ulfa, bu mus dan bu hanna. Kegiatan
tersebut meliputi : fashion show, lomba menghafal surat pendek dan doa-doa,
lomba kelereng serta lomba berhitung dengan bahasa Inggris bagi peserta didik,
dan lomba memasak bagi wali murid. Menurut pengelola PAUD Pak Ro, “Peringatan Hari Kartini tidak hanya
memperingati kelahirannya, tetapi yang paling penting adalah menyemai
bibi-bibit generasi Kartini supaya dapat melanjutkan perjuangannya, mengisi
hari-hari penuh dengan belajar agar menjadi generasi yang berguna bagi bangsa Indonesia”.
PAUD Al Masithoh yang telah
“terakreditasi” sebagai pelopor akreditasi PAUD di Jepara berdiri sejak tahun
2004, telah menempati gedung PAUD yang berlokasi di Jln. Sultan Fattah RT.09
RW. 03 Sukosono Kedung Jepara, dengan dilengkapi sarana APE dalam dan APE luar.
Proses pembelajaran yang mengutamakan pendidikan karakter dan berwawasan
lingkungan ini dikemas
dengan menggunakan metode BCCT (Beyond
Centers and Circle Times) dimana kegiatan pembelajaran berfokus pada anak
sebagai “subyek belajar”, dengan 5 sentra belajar yaitu sentra
alam (sains), sentra balok, sentra keaksaraan, sentra olah tubuh (musik) dan
sentra Imtaq.
Begitu juga, di PAUD Jendela
Ilmu, peringatan Hari Kartini menurut pengelolanya bu Istiqomah, ”Kegiatan Kartininan
ini bertujuan untuk memperingati hari lahirnya RA. Kartini dan juga mengenalkan
pada anak didik, bahwa RA. Kartini merupakan pahlawan emansipasi yang
memperjuangkan kaum perempuan dari kebodohan”. Masih menurut
bu Is, ”Perjuangan Kartini ini, kalau tidak ditanamkan sejak usia anak-anak,
maka RA. Kartini hanyalah sebuah nama, yang mungkin semakin dilupakan akan
jasa-jasanya yang begitu besar pada bangsa ini, maka penting untuk nenanamkan
jiwa Kartini sejak usia dini, agar menjadi generasi yang dapat memberikan
konstribusi bagi pembangunan ”. Kegiatan kartininan yang dikordinir oleh guru
PAUD, bu Konik, bu Siti, bu Lis, bu Wiwik dan bu Ella, menyelenggarakan
kegiatan yang menarik diantaranya: upacara kartininan, pentas seni menyanyi,
catwalk, dilanjutkan makan bersama.
PAUD Jendela Ilmu yang menempati gedung sendiri beralamat
di Jln. Bunton Dukuh Jokosari RT.03 RW.05 Desa Ngabul Tahunan Jepara,
dilengkapi sarana toliet bersih, ruang tunggu dan parkir. PAUD ini mengutamakan
pembelajaran pendidikan karakter dengan menggunakan kurikulum pendekatan
pembelajaran yang menyeluruh (holistic) dan mengangkat budaya lokal.
Program yang dikembangkan dengan tetap memperhatikan keunikan setiap anak
sesuai multiple intelligence melalui pendekatan individual dan
pembelajaran yang berpusat pada anak secara kreatif berwawasan lingkungan. ”Habis
gelap terbitlah terang”. (Sukahar). Sumber: Majalah Gelora, Jepara, Edisi :
122/Mei 2011).