Gedung Kegiatan TBM

Gedung Kegiatan TBM
Tempat kegiatam TBM Jendela Ilmu

Kamis, 03 Mei 2012

MENYEMAI BIBIT BIBIT KARTINI DI PAUD JENDELA ILMU & PAUD AL MASITHOH

Generasi Kartini PAUD Jendela Ilmu


“Tak hanya Pahlawan Emansipasi yang layak disandang oleh Kartini, ia juga layak mendapat anugrah sebagai Pelopor Pendidikan Nasional dan Ibu Nasionalisme Indonesia. Sebab jauh sebelum pergerakan itu menemukan momentumnya pada tahun 1908, Kartini telah lebih dahulu melakukannya”. (Hadi Priyanto,2010).

Tanggal 21 April merupakan hari yang penuh sejarah bagi perempuan Indonesia, dimana pada tanggal 21 April 1879, dilahirkannya seorang bernama Kartini yang memperjuangkan agar perempuan mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan. Peringatan Kartininan tidak hanya diikuti kaum dewasa  tetapi sampai anak-anak mengikutinya.
      Peringatan Hari Kartini, di PAUD Al Masithoh dilaksanakan tepat pada hari Rabu tanggal 21 April 2011 diikuti anak-anak perempuan beserta orang tua juga dewan guru dengan memakai kebaya sedangkan anak laki-laki memakai baju muslim. Serangkaian kegiatan yang begitu meriah penuh kidmah dipandu oleh bu yanti, bu eva, bu ulfa, bu mus dan bu hanna. Kegiatan tersebut meliputi : fashion show, lomba menghafal surat pendek dan doa-doa, lomba kelereng serta lomba berhitung dengan bahasa Inggris bagi peserta didik, dan lomba memasak bagi wali murid. Menurut pengelola PAUD Pak Ro,  “Peringatan Hari Kartini tidak hanya memperingati kelahirannya, tetapi yang paling penting adalah menyemai bibi-bibit generasi Kartini supaya dapat melanjutkan perjuangannya, mengisi hari-hari penuh dengan belajar agar menjadi generasi yang berguna bagi bangsa Indonesia”.
PAUD Al Masithoh yang telah “terakreditasi” sebagai pelopor akreditasi PAUD di Jepara berdiri sejak tahun 2004, telah menempati gedung PAUD yang berlokasi di Jln. Sultan Fattah RT.09 RW. 03 Sukosono Kedung Jepara, dengan dilengkapi sarana APE dalam dan APE luar. Proses pembelajaran yang mengutamakan pendidikan karakter dan berwawasan lingkungan ini dikemas dengan menggunakan  metode BCCT (Beyond Centers and Circle Times) dimana kegiatan pembelajaran berfokus pada anak sebagai “subyek belajar”, dengan 5 sentra belajar yaitu sentra alam (sains), sentra balok, sentra keaksaraan, sentra olah tubuh (musik) dan sentra Imtaq.
     Begitu juga, di PAUD Jendela Ilmu, peringatan Hari Kartini menurut pengelolanya bu Istiqomah, ”Kegiatan Kartininan ini bertujuan untuk memperingati hari lahirnya RA. Kartini dan juga mengenalkan pada anak didik, bahwa RA. Kartini merupakan pahlawan emansipasi yang memperjuangkan kaum perempuan dari kebodohan”. Masih menurut bu Is, ”Perjuangan Kartini ini, kalau tidak ditanamkan sejak usia anak-anak, maka RA. Kartini hanyalah sebuah nama, yang mungkin semakin dilupakan akan jasa-jasanya yang begitu besar pada bangsa ini, maka penting untuk nenanamkan jiwa Kartini sejak usia dini, agar menjadi generasi yang dapat memberikan konstribusi bagi pembangunan ”. Kegiatan kartininan yang dikordinir oleh guru PAUD, bu Konik, bu Siti, bu Lis, bu Wiwik dan bu Ella, menyelenggarakan kegiatan yang menarik diantaranya: upacara kartininan, pentas seni menyanyi, catwalk, dilanjutkan makan bersama.  
     PAUD Jendela Ilmu yang menempati gedung sendiri beralamat di Jln. Bunton Dukuh Jokosari RT.03 RW.05 Desa Ngabul Tahunan Jepara, dilengkapi sarana toliet bersih, ruang tunggu dan parkir. PAUD ini mengutamakan pembelajaran pendidikan karakter dengan menggunakan kurikulum pendekatan pembelajaran yang menyeluruh (holistic) dan mengangkat budaya lokal. Program yang dikembangkan dengan tetap memperhatikan keunikan setiap anak sesuai multiple intelligence melalui pendekatan individual dan pembelajaran yang berpusat pada anak secara kreatif berwawasan lingkungan. ”Habis gelap terbitlah terang”. (Sukahar). Sumber: Majalah Gelora, Jepara, Edisi : 122/Mei 2011).

VITAMIN A UNTUK GENERASI SEHAT DI PAUD JENDELA ILMU NGABUL


Pemberian Vitamin A oleh Bidan Lia
Aku anak sehat tubuhku kuat, karena ibu ku rajin dan cermat, semasa aku bayi selalu diberi ASI, makanan bergizi dan imunisasi....

Sepenggal bait lagu yang dinyanyikan  secara serempak oleh anak-anak PAUD Jendela Ilmu yang dipandu oleh bu Konik, bu Siti, bu Lis, bu Wiwik, dan bu Ella setelah pemberian vitamin A secara gratis.
”Vitamin meskipun bukan merupakan sumber energi tetapi sangat diperlukan bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin A mempunyai kegunaan antara lain meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh, meningkatkan ketajaman penglihatan serta menjaga kesehatan kulit.  Vitamin A bisa didapat dari minyak ikan, hati, susu, keju, margarin, sayuran hijau, buah-buahan berwarna kuning, kuning telur, tomat, wortel”. Demikian disampaikan bidan Astini yang didampingi bidan Dita Aprilia pada acara pemberian vitamin A di PAUD Jendela Ilmu Ngabul yang dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2011.
“Bu, bagaimana kalau anak ku diberi vitamin A lagi, kemarin di Posyandu sudah ditetesi ?”, tanya salah satu ibu wali murid PAUD.  ”Pemberian vitamin  A hanya satu kali saja, tidak boleh langsung dua kali, serta pemberian vitamin A diberikan 2 kali setahun yaitu bulan Februari dan Agustus”, jelas bu Astini yang kesehariannya bekerja di Puskesmas Tahunan.
Kegiatan dilanjutkan pemberian vitamin A kepada peserta didik PAUD Jendela Ilmu sebanyak 57 anak, yang dilakukan oleh bidan Dita Aprilia. Menurut pengelola PAUD, bu Istiqomah, ”Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pendidikan menjadikan generasi sehat dan cerdas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskemas Tahunan serta kami mengharap kegiatan ini tidak sebatas pemberian vitamin A saja tetapi berlanjut pada pemeriksaan kesehatan anak secara berkala untuk menuju Jepara sehat, Indonesia sehat”. Ditegaskan lagi, bahwa PAUD Jendela Ilmu untuk generasi Indonesia”. (Sukahar) ( Sumber : Majalah Gelora, Jepara, Edisi : 119/Februari 2011).

SYAWALAN ANAK MENGGALI POTENSI DI LPK BAHASA INGGRIS JENDELA ILMU NGABUL


Lomba makan krupuk pesta syawalan
Tradisi masyarakat Jepara, bahwa setelah lebaran idul fitri masyarakat menyelenggarakan budaya sawalan, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur setelah sebulan berpuasa untuk mencapai kemenangan di hari fitri, juga untuk menjalin hubungan silaturrahim antar warga masyarakat”.
Budaya syawalan masyarakat khususnya di RT.03 RW. 05 Desa Ngabul menggelar acara selametan di musholla al Muttaqin,  kemudian dilanjutkan makan kupat lepet bersama. Begitu pula yang dilakukan LPK Jendela Ilmu Ngabul menyelenggarakan syawalan anak. Kegiatan diikuti oleh anak-anak yang belajar bahasa Inggris sebanyak 55 anak ini dilaksanakan pada tanggal 6 September 2011. Kegiatan syawalan anak ini dipandu oleh Siti Istiqamah,S.Pd, Suyanti,S.Pd,I, Noor Kholiilah,S.Pd.I, Eni Khofifah,S.pd.I, Hanna Shofiana dan Ahmad Jamaludin,A.ma.Pd, yang meliputi lomba cerdas cermat Bahasa Inggris, balap karung, makan kerupuk, lari kelereng dan memasukkan pensil ke botol.
 Menurut panitia, Suyanti,S.Pd.I, ”Syawalan anak ini merupakan ajang silaturrahim dan wahana halal bihalal bagi anak-anak yang belajar Bahasa Inggris yang belum sempat berkunjung dan beranjangsana ke instruktur dan sesama peserta di hari lebaran, kegiatan ini juga untuk menggali potensi anak seperti lomba cerdas cermat bahasa inggris, disamping itu juga kegiatan ini  untuk nguri-nguri (melestarikan) budaya permainan anak seperti lomba balap karung, makan kerupuk dan lainnya”.
          LPK Jendela Ilmu beralamat di Jln. Bunton RT.03 RW.05 Dukuh Jokosari Desa Ngabul Kecamatan Tahunan mulai menyelenggarakan kegiatan Bahasa Inggris sejak tahun 2001. Menurut pengelola LPK, Siti Istiqomah,S.Pd, ”Kegiatan belajar Bahasa Inggris ini bermula dari belajar privat, karena respon masyarakat  yang begitu positif dengan kegiatan ini, maka mulai tahun 2010 kami menyelenggarakan kursus, dengan Ijin Operasional  : No.431.1/0212/2010 tgl. 3 Mei 2010 dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga Kabupaten Jepara serta kami sudah memliki Nomer Induk Nasional Lembaga (NILEK): 03110.3.1.0065 dari Direktorat Kursus dan Kelembagaan Jakarta”. Masih menurut pengelola, kami menyelenggarakan belajar Bahasa Inggris ini biaya pendidikan paling murah dan terjangkau, mulai dari Rp. 5.000 per bulan, tujuan kami membantu anak-anak agar bisa berbahasa Inggris dan memberi memotivasi anak-anak bahwa belajar Bahasa Inggris itu mudah, bahkan kalau bisa anak-anak sejak usia SD/MI sudah bisa berbahasa Inggris, karena sasaran kami adalah anak-anak SD/MI. Untuk sementara pembelajaran setiap hari Jum’at jam 13.00 WIB dengan dibantu 4 instruktur. Alhamdulillah, kami memiliki peserta Bahasa Inggris sebanyak 55 anak. Harapan kedepan lembaga ini bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya untuk pendidikan Bahasa Inggris, dukungan dan  peran serta dari masyarakat maupun pemerintah sangat kami harapkan. ”Semua menggunakan ilmu”, itu visi kami.(Sukahar).(Sumber : Majalah Gelora, Jepara, Edisi : 126/September 2011).

LPNF “JENDELA ILMU” MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEAKSARAAN INOVASI


Ketua LPNF, Penilik , Ka UPTD Dikpora Tahunan & Kepala Desa

“Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan dan taraf hidup masyarakat yang berkeaksaraan rendah”

Pemberdayaan masyarakat melalui Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) merupakan upaya pencapaian kompetensi keberaksaraan masyarakat berubah dari membaca, menulis dan berhitung teknis ke kemampuan memanfaatkan keberaksaraan untuk meningkatkan kualitas hidup diri dan lingkungannya.
Tepat hari Jum’at tanggal 27 Agustus 2010, Lembaga Pendidikan Non Formal (LPNF) Jendela Ilmu, menyelenggarakan kegiatan Pembukaan dan Orientasi Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) bagi warga belajar dan tutor KF. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Dikpora Kec. Tahunan Bpk Mahmudi,S.Pd,M.Pd, Penilik PLS Kec. Tahunan Bpk Muryanto,S.Pd, Petinggi Desa Ngabul Bpk H. Nor Rohmad,S.Ag, Ketua PKBM Nurul Muhtadi Bpk Rifai,A.Ma dan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam arahannya, Kepala UPTD berharap bahwa Program Keaksaraan Inovasi ini betul – betul bisa dimanfaatkan oleh warga belajar, karena ini sebagai contoh untuk anak cucunya nanti, bahwa mencari ilmu itu tidak ada batasnya waktunya, disamping itu pula proses pembelajaran Program Inovasi tidak hanya calistung (membaca menulis berhitung) tetapi warga belajar dibekali pula pendidikan ketrampilan.
      Menurut pengelola program, Bpk Rochmat,MM bahwa tujuan Program Inovasi Aksara Agar Berdaya (AKRAB !) adalah untuk meningkatkan keberaksaraan penduduk dewasa yang masih mempunyai keterbatasaan keaksaraan atau masih melek aksara parsial yaitu masyarakat yang tidak buta huruf murni melainkan warga belajar yang belum lancar dalam calistung. Masih menurut ketua program, penyelenggaraan program ini merupakan kerjasama antara P2PNFI Regional 2 Semarang dengan LPNF Jendela Ilmu Jepara, dengan ikuti oleh 100 warga belajar serta dilaksanakan selama 3 bulan. Semoga program ini bermanfaat. amin.(Sumber : Majalah Gelora Jepara, edisi : 115/Oktober 2010)

MENUMBUHKAN NASIONALISME SEJAK DINI DI PAUD “JENDELA ILMU” NGABUL






“Pentingnya jiwa nasionalisme pada anak semenjak usia dini melahirkan pondasi bangsa yang kuat dan tangguh dalam menghadapi era globalisasi”

Itulah salah satu yang ingin dicapai didalam proses pembelajaran di PAUD Jendela Ilmu. Pendidikan dan pembelajaran bagi anak merupakan suatu proses tentang apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dialami detik demi detik, hari demi hari sepanjang tahun. Upaya pembentukan sikap perilaku nasionalisme melalui pembiasaan berlatih untuk selalu disiplin, tertib, tenggang rasa, berani, bertanggungjawab, menjaga kebersihan, sopan santun, dan lainnya.
Salah satu upaya untuk menumbuhkan nasionalisme sejak dini, di PAUD Jendela Ilmu dengan menyelenggarakan kegiatan dalam rangka HUT RI ke-65 melalui kegiatan upacara dan lomba-lomba tujuhbelasan. Upacara tujuhbelasan ala PAUD ini tidak seperti upacara formal, melainkan dilakukan di ruangan dengan berbaris, memberi hormat, kemudian menyanyikan lagu-lagu nasional sambil memegang bendera kebanggaan “merah putih” diakhiri dengan berdoa. Sedangkan kegiatan lomba meliputi menyanyi, berdoa dan cerdas tangkas, dengan para juara yaitu: Bima, Fahril, Rara, Selvi, Rofal dan Iril. Walaupun dalam suasana puasa Ramadhan kegiatan ini tetap semangat, penuh kegembiraan, keceriaan dan kebersamaan.
Menurut pengelola PAUD, bu Istiqamah, S.Pd, tujuan diselenggarakan rangkaian kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air, menumbuhkan nasionalisme dan menumbuhkan jiwa kerelaan berkorban bela negara sejak usia dini.
PAUD Jendela Ilmu yang berlokasi di Ngabul Jokosari RT.03/RW.05 Kec. Tahunan menempati gedung sendiri, memiliki peserta didik 58 anak dengan dibimbing 9 guru yaitu bu Siti, bu Isty, bu Konik, bu Lis, bu Wiwik, bu Yanti, bu Eva, bu Ulfa dan bu Hanna, dengan visi “Ilmu ku dapat bahagia ku raih”. Semoga amin. (Kahar) (Sumber : Majalah Gelora, Jepara, Edisi : 113/Agustus 2010).